Anda kerap gagal membuat cake? Padahal Anda ingin mempersembahkan cake buatan tangan untuk keluarga tercinta yang lebih sehat daripada membeli kue di toko roti.
Berikut jawaban bagi kegagalan dalam membuat cake dan tips agar cake sempurna hasilnya.
1. Cake mengembang lalu retak
Cake yang telah mengembang hingga mencapai puncak namun kemudian retak, memang jadi tak indah dilihat. Selain itu juga mengurangi penampilan dan kenikmatan untuk disantap bersama keluarga. Nah, cake yang retak ini biasanya terjadi dikarenakan beberapa sebab. Diantaranya, terlalu banyak pengembang atau raising agent, atau ukuran loyang yang digunakan terlalu kecil, maupun suhu oven terlampau tinggi.
2. Bagian tengah kue masih lengket
Kue yang berakhir dengan bagian tengah masih lengket biasanya disebabkan cake belum dimasak cukup lama. Sebelum benar-benar mengakhiri proses memanggang atau mengeluarkan dari oven, tusuk bagian tengah cake hingga ke dasar menggunakan lidi atau tusuk sate yang bersih. Jika masih ada adonan yang melekat artinya cake belum benar-benar matang dan harus dipanggang hingga matang sepenuhnya.
3. Cake seperti kurang mengembang, sedikit gosong, tapi teksturnya bagus
Tak ada sebab lain, ini terjadi karena loyang yang digunakan terlalu besar atau lebar.
4. Cake tak mengembang dan ada gelembung udara besar di tengahnya
Ada dua penyebab kejadian ini, pertama, cake tidak segera masuk dalam oven setelah adonan selesai dibuat, serta oven tidak cukup panas ketika cake masuk ke dalamnya.
5. Permukaan cake ambles di tengah
Ada tiga alasan utama kejadian cake ambles: pertama, pintu oven terlalu cepat dibuka sebelum cake benar-benar matang stabil. Kedua, cake tak segera masuk oven setelah adonan jadi. Ketiga, Anda menggunakan terlalu banyak pengembang atau raising agent.
6. Adonan cake yang berakhir menjadi kue berpinggiran gosong
Disebabkan beberapa masalah. Pertama, Anda menggunakan terlalu banyak margarin untuk melapisi loyang. Kedua, loyang kurang dilapisi. Ketiga, suhu oven terlalu panas. Keempat, cake dibiarkan tinggal di dalam oven terlalu lama (setelah oven dimatikan). Dan kelima, margarin atau mentega yang digunakan dalam adonan tidak cocok untuk cake yang dipanggang.
7. Ups! Cake lengket di loyang
Sebelum menuangkan adonan cake ke dalam loyang, pastikan loyang sudah dilapisi. Pelapisan bisa menggunakan margarin, margarin + tepung, atau kertas roti di seluruh sisi loyang. Kendati menggunakan kertas roti, tetap oleskan margarin di bagian dalam loyang sebelum memasang kertas roti.
8. Cake terlalu padat
Cake yang terlalu padat bisa disebabkan beberapa hal. Pertama, adonan cake kurang cukup udara atau kurang mengembang saat dikocok, telur terlalu cepat ditambahkan dan mengental, atau takaran pengembang cake (raising agent )yang digunakan kurang banyak.
9. Adonan cake tumpah ke sisi loyang
Bisa jadi ini karena loyang yang digunakan terlalu kecil. Terbaik, selalu menggunakan ukuran loyang sesuai resep. Jika tidak, hindari mengisi loyang lebih dari tiga perempat penuh serta sesuaikan waktu memasak yang tepat.
10. Permukaan gosong tapi bagian dalamnya tetap belum matang
Kejadian ini biasanya terjadi karena loyang cake terlalu kecil.
Sumber: BBC Good Food
Wednesday, May 4, 2016
Wednesday, April 13, 2016
Tepung Trigu
Mari
berkenalan dengan Tepung trigu Lause Cookies
Tepung trigu adalah hasil dari bulir
gandum yang telah melalui proses penggilingan/penepungan.
Sejarah
Gandum pertama kali ditemukan di daerah Timur Tengah sebelum tahun 9600 SM
dan dalam sejarah merupakan salah satu biji-bijian pertama yang ditanam oleh
manusia secara besar-besaran. Sejalan dengan pertumbuhan & penyebaran
populasi manusia, demikian juga gandum sebagai makanan pokok juga ikut menyebar
ke seluruh penjuru dunia. Hal itulah yang kemudian memunculkan beragam varietas
dan jenis gandum yang ada saat ini.Sejarah
Saat ini, makanan berbasis terigu telah menjadi makanan pokok di banyak negara, bahkan di Indonesia dapat dijumpai beragam makanan yang terbuat dari terigu. Kandungan gizi yang tinggi, pengolahan yang mudah dan praktis, ketersediaan yang cukup, serta harganya relatif terjangkau, menjadikan makanan berbasis terigu merambah cepat ke berbagai negara.
Sifat teknis gandum
Selain mengandung banyak karbohidrat, terigu juga mengandung protein dalam bentuk gluten. Kandungan gluten ini yang membedakan antara terigu dengan tepung lainnya. Gluten adalah suatu senyawa pada terigu yang bersifat kenyal dan elastis, yang berperan dalam menentukan kualitas suatu makanan yang dihasilkannya. Semakin tinggi kadar gluten, semakin tinggi kadar protein dalam terigu tersebut. Kadar gluten dalam terigu, sangat tergantung dari jenis gandumnya.
Agar kualitas makanan maksimal, hal yang harus diperhatikan adalah ketepatan dalam memilih jenis terigu. Terigu berprotein tinggi (12%-14%) tepat untuk pembuatan roti dan mie. Terigu dengan protein sedang (10.5%-11.5%) cocok untuk membuat aneka makanan seperti pastry/pie, bolu dan donat. Sedangkan untuk makanan yang renyah seperti gorengan, biscuit ,lause cookies ,wafer dan cake menggunakan terigu berprotein rendah.
Ukuran Kualitas tepung
Kualitas terigu dipengaruhi oleh moisture (kadar air), ash (kadar abu), dan beberapa parameter fisik lainnya, seperti water absorption, development time, stability, dan lain-lain.
Moisture
Moisture menunjukkan kadar air dalam terigu. Bila jumlah moisture melebihi standar maksimum maka dapat menurunkan daya simpan terigu, karena akan semakin cepat rusak, berjamur dan bau apek.
Ash (kadar abu)
Kadar abu pada terigu mempengaruhi proses dan hasil akhir produk antara lain warna produk (warna crumb pada roti, warna mie) dan tingkat kestabilan adonan.
Water Absorption
Water absorption adalah kemampuan terigu untuk menyerap air. Kemampuan daya serap air pada terigu akan berkurang bila kadar air (moisture) terlalu tinggi atau tempat penyimpanan lembab. Kebutuhan Water Absorption sangat bergantung dari produk yang akan dihasilkan. Dalam pembuatan roti umumnya diperlukan water absorption yang lebih tinggi dari pada pembuatan mie dan biskuit.
Developing Time
Developing time adalah waktu yang diperlukan adonan untuk mencapai keadaan kalis pada saat diaduk. Bila waktu pengadukan kurang disebut under mixing yang berakibat volume tidak maksimal, serat/remah roti kasar, roti terlalu kenyal, aroma roti asam, roti cepat keras, permukaan kulit roti pecah dan tebal. Sedangkan bila kelebihan pengadukan disebut over mixing yang berakibat volume roti melebar/datar, roti kurang mengembang, serat/remah roti kasar, warna kulit roti pucat, permukaan roti mengecil, permukaan kulit roti banyak gelembung dan roti tidak kenyal.
Setandar tepung trigu di Indonesia SNI: 3751:2009
Sumber:
http://sisni.bsn.go.id/index.php?/sni_main/sni/detail_sni/10241
http://www.bogasari.com/
Thursday, April 7, 2016
Asal mula cookies
Cookies Tercipta Karena Tidak Sengaja
Cookies paling awal muncul diperkirakan abad ke-7 Masehi di Persia (sekarang Iran), salah satu negara pertama yang mengolah gula. Saat itu kue-kue yang mewah, dalam versi besar dan kecil dikenal baik di kerajaan Persia. Menurut sejarawan, gula pertama berasal dari dataran rendah Benggala atau tempat lain di Asia Tenggara. Gula menyebar ke Persia, kemudian ke Mediterania Timur. Adanya invasi Muslim di Spanyol, kemudian Perang Salib dan perdagangan rempah-rempah yang berkembang, maka teknik memasak dan bahan-bahan dari Saudi menyebar ke Eropa Utara.
Konon ditemukannya cookies ini secara tidak sengaja. Saat pembuatan kue ulang tahun yang ukurannya besar, sebelum dipanggang, dicoba lebih dulu adonan kecil untuk dipanggang di oven. Adonan kecil tersebut mengering dan ternyata rasanya lezat. Selain itu tahan lebih lama.
Bahan dasar cookies umumnya berupa margarin, terigu, telur, dan gula. Untuk variasi jenisnya dimodifikasi dengan berbagai bahan lain berupa kacang, cokelat, wijen, buah-buahan dll. Kini kita bisa menemukan ratusan resep kue kering dengan berbagai bentuk, rasa, dan warna.
Cookies di Inggris dan Australia dikenal sebagai “biscuits”, orang Spanyol menyebutnya “galletas”, di Jerman dikenal sebagai “keks” atau “Plätzchen”, di Italia dikenal dengan beberapa nama tergantung bentuk variasinya, diantaranya “amaretti” dan “biscotti.” Di Perancis dikenal sebagai “biscurt”, bis berarti dua, curt berarti masak, dengan kata lain kue yang dimasak dua kali hingga kering.
Apapun istilahnya, cookies atau kue kering atau biscuit, merupakan kue yang dimasak menggunakan open, bentuk mini, dapat dimakan 1 sampai 2 kali suap, dan tahan lama untuk disimpan.
Sumber : http://whatscookingamerica.net/History/CookieHistory.htm
Cookies yang lezat dan harganya bisa di lihat di: LauseCookies
Cookies paling awal muncul diperkirakan abad ke-7 Masehi di Persia (sekarang Iran), salah satu negara pertama yang mengolah gula. Saat itu kue-kue yang mewah, dalam versi besar dan kecil dikenal baik di kerajaan Persia. Menurut sejarawan, gula pertama berasal dari dataran rendah Benggala atau tempat lain di Asia Tenggara. Gula menyebar ke Persia, kemudian ke Mediterania Timur. Adanya invasi Muslim di Spanyol, kemudian Perang Salib dan perdagangan rempah-rempah yang berkembang, maka teknik memasak dan bahan-bahan dari Saudi menyebar ke Eropa Utara.
Konon ditemukannya cookies ini secara tidak sengaja. Saat pembuatan kue ulang tahun yang ukurannya besar, sebelum dipanggang, dicoba lebih dulu adonan kecil untuk dipanggang di oven. Adonan kecil tersebut mengering dan ternyata rasanya lezat. Selain itu tahan lebih lama.
Bahan dasar cookies umumnya berupa margarin, terigu, telur, dan gula. Untuk variasi jenisnya dimodifikasi dengan berbagai bahan lain berupa kacang, cokelat, wijen, buah-buahan dll. Kini kita bisa menemukan ratusan resep kue kering dengan berbagai bentuk, rasa, dan warna.
Cookies di Inggris dan Australia dikenal sebagai “biscuits”, orang Spanyol menyebutnya “galletas”, di Jerman dikenal sebagai “keks” atau “Plätzchen”, di Italia dikenal dengan beberapa nama tergantung bentuk variasinya, diantaranya “amaretti” dan “biscotti.” Di Perancis dikenal sebagai “biscurt”, bis berarti dua, curt berarti masak, dengan kata lain kue yang dimasak dua kali hingga kering.
Apapun istilahnya, cookies atau kue kering atau biscuit, merupakan kue yang dimasak menggunakan open, bentuk mini, dapat dimakan 1 sampai 2 kali suap, dan tahan lama untuk disimpan.
Sumber : http://whatscookingamerica.net/History/CookieHistory.htm
Cookies yang lezat dan harganya bisa di lihat di: LauseCookies
Monday, April 4, 2016
Putri Salju Mete
Putri Salju yang berbentuk bulan sabit dan di atasnya diselimuti dengan gula halus juga susu bubuk seperti salju menghasilkan sensasi dingin saat di di gigit, juga gurihnya tepung kacang mete. ini yang membuat putri salju kami banyak di gemari.
Harga pertoples isi 250 gr: Rp 35,000
Untuk pemesanan:
Tlp: 022 - 720 2699
Hp: 0852 9436 2019
whatsapp: 0852 9436 2019
Line : 0852 9436 2019
Saturday, April 2, 2016
Kastengel
KASTENGEL
Kastengel berasal dari bahasa Belanda yaitu kaas/keju dan stengel/batang yang artinya batangan keju. Perpaduan antara "wijsman butter" dan keju "Edam" Menghasilkan rasa yg lezat dan lumer di mulut.
Harga pertoples isi 250 gr: Rp 45,000
Untuk pemesanan:
Tlp: 022 - 720 2699
Hp: 0852 9436 2019
whatsapp: 0852 9436 2019
Line : 0852 9436 2019
Kastengel berasal dari bahasa Belanda yaitu kaas/keju dan stengel/batang yang artinya batangan keju. Perpaduan antara "wijsman butter" dan keju "Edam" Menghasilkan rasa yg lezat dan lumer di mulut.
Harga pertoples isi 250 gr: Rp 45,000
Untuk pemesanan:
Tlp: 022 - 720 2699
Hp: 0852 9436 2019
whatsapp: 0852 9436 2019
Line : 0852 9436 2019
Nastar
Nastar
Nastar berasal dari bahasa Belanda yaitu “Ananas/nanas” dan “Taart/tart/pie” yang artinya Tart nanas. Kami membuat nastar dengan bahan yang istimewa "wijsman butter" sehinga menghasilkan rasa yang lezat.
Harga pertoples isi 250 gr: Rp 40,000
Untuk pemesanan:
Tlp: 022 - 720 2699
Hp: 0852 9436 2019
whatsapp: 0852 9436 2019
Line : 0852 9436 2019
Nastar berasal dari bahasa Belanda yaitu “Ananas/nanas” dan “Taart/tart/pie” yang artinya Tart nanas. Kami membuat nastar dengan bahan yang istimewa "wijsman butter" sehinga menghasilkan rasa yang lezat.
Harga pertoples isi 250 gr: Rp 40,000
Untuk pemesanan:
Tlp: 022 - 720 2699
Hp: 0852 9436 2019
whatsapp: 0852 9436 2019
Line : 0852 9436 2019
Lause Cookies
Lause Cookies
Dengan Motto " Homemade,fresh from oven" Kami memproduksi aneka kue kering dengan bahan yang berkualitas dan proses produksi yang higienisis sehingga menghasilkan rasa yang nikmat. kami siap memenuhi permintaan anda dimanapun anda berada dalam kondisi fresh. Khusus kota bandung kami siap mengantar pesanan anda , gratis biaya pengiriman untuk pembayaran bisa COD.
Untuk pemesanan bisa hubungi kami di:
Tlp: 022 - 720 2699
Hp: 0852 9436 2019
Whatsapp: 0852 9436 2019
Line : 0852 9436 2019
Terimakasih
Lause Cookies
Dengan Motto " Homemade,fresh from oven" Kami memproduksi aneka kue kering dengan bahan yang berkualitas dan proses produksi yang higienisis sehingga menghasilkan rasa yang nikmat. kami siap memenuhi permintaan anda dimanapun anda berada dalam kondisi fresh. Khusus kota bandung kami siap mengantar pesanan anda , gratis biaya pengiriman untuk pembayaran bisa COD.
Untuk pemesanan bisa hubungi kami di:
Tlp: 022 - 720 2699
Hp: 0852 9436 2019
Whatsapp: 0852 9436 2019
Line : 0852 9436 2019
Terimakasih
Lause Cookies
Subscribe to:
Posts (Atom)







